City Panopticon

Kajian Panoptisisme dalam Konteks Perencaaan Kota

Space, Place and Us!

Salah satu tema yang dibawa oleh Michel Foucault dalam rangkaian gagasan adalah mengenai geografi yang demikian terkait dengan keruangan. Foucault sering menggunakan istilah-istilah, seperti: ruang, wilayah, simetrisme, dll. Tulisan ini bukan bermaksud untuk membeberkan gagasan Foucault, melainkan kaitannya mengenai ruang kota yang secara menarik digagasnya, yaitu mengenai panopticism (panoptisisme).

Panoptisisme

Foucault menyebut panopticism sebagai suatu model penerapan teknologi disiplin,baik metode-metode maupun sarana-sarananya, yang keras dan ketat menurut model arsitektural panoptikon yang dirancang oleh J. Bentham. Panoptisisme dijelaskan ke dalam konteks keruangan terkait dengan karya Foucault waktu itu, yaitu Dicipline and Punishment. Dalam karya tersebut, Foucault menelusuri kemunculan panoptisisme, yaitu melalui dua model yang berkembang pada masa lampau: kota yang terjangkit pes dan pengasingan orang kusta. Kedua model tersebut memperlihatkan bentuk-bentuk pendisiplinan dalam skala perkotaan yang ditujukan untuk kepentingan-kepentingan tertentu dalam masyarakat.

Panoptisisme dapat menjadi sesuatu yang disadari maupun tidak oleh warga kotanya. Kehadiran panoptisime pun membentang dalam rentang waktu…

View original post 1,086 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s